3 minggu sudah berjalan sejak kami memulai Peer Group di Connect Lampung (tulisan ini sudah dibuat sejak 8 Februari 2017, namun baru dipost April 2017). Minggu ini, kami masuk ke Sesi ke-3 yang membahas tentang “Pentingnya Life Goals dan Life Purpose”.  Gue pribadi sangat tertarik dengan materi diskusi pada sesi ini, karena gue rasa materi Life Goals dan Life Purpose seharusnya memang diajarkan kepada anak-anak Indonesia, di level sekolah. Namun sayangnya, materi seperti ini tidak mudah didapat di sekolah-sekolah di Indonesia.

Diawal diskusi kami, kami memulai dengan membahas apa sebenarnya yang dimaksud Goals and Purpose? Apakah mereka berbeda? Jika Ya, apa yang membedakan keduanya. Dari hasil diskusi, sebagian besar peserta diskusi menyatakan bahwa keduanya memiliki makna yang sama. Dimana, Goals and Purpose, saling berkaitan dengan pencapaian, sesuatu yang ingin diraih, sesuatu yang kita harapkan akan terjadi. Namun pada konteks Life Goals dan Life Purpose, kedua istilah ini memiliki perbedaan.

Fasilitator kami, Kak Ade, memberikan analogi “Lomba Memanah (Archery)” untuk membantu kami memahami konsep dari keduanya. Dalam Lomba Memanah, menancapkan anak panah pada lingkaran target adalah apa yang disebut dengan Goals. Sedangkan, memenangkan perlombaan adalah Purpose.

Dalam organisasi, Goals adalah Misi dan Purpose adalah Visi. Oleh karena itu, Goals and Purpose haruslah saling mendukung. Apa yang kita buat sebagai Goals haruslah membantu kita mencapai Purpose.

Lalu, mengapa memiliki Life Goals dan Life Purpose menjadi penting bagi tiap individu? Memiliki Goals and Purpose menjadikan tiap individu memiliki arah, akan dibawa kemana hidup mereka. Dengan adanya Goals and Purpose, tiap individu menjadi memiliki alasan yang kuat untuk menjalani hidup mereka. Timbulnya alasan dan arah dalam  menjalani hidup, memberikan motivasi dan semangat bagi tiap individu. Semangat untuk terus menjalani hidup agar tercapai apa yang diharapkan untuk diraih.

Dengan menuliskan Life Goals and Purpose, kita telah merencanakan hidup kita. Kita mengarahkan hidup kita agar menjadi lebih teratur sehingga tujuan kita dapat tercapai. Dewa Eka Prayoga (Business Coach) pernah menuliskan “Hidup yang direncanakan saja bisa berantakan, apalagi yang tidak direncanakan sama sekali”. Sepenting itulah memiliki Life Goals and Purpose bagi tiap individu.

Lalu, sudahkah kita memiliki Goals and Purpose? Sudahkah kita menuliskannya? Sudahkah kita melakukan sesuatu untuk mencapainya? #Note2Myself

It's only fair to share...Share on FacebookTweet about this on TwitterPin on PinterestShare on TumblrShare on Google+

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *